search api WELCOME

Good Ads

share

Minggu, 30 Oktober 2011

PREDIKSI SCORE MANCHESTER UNITED VS OTELUL GALATI

vs

Pada tanggal3 November 2011 nanti Manchester United akan menghadapi Sang Tamu yaitu Otelul Gallati. Pada Pertandingan Yang Akan dilaksanakan adalah pertemuan Ke-2 dari kubu kesebelan.
Dengan Status menyandang tuan rumah, Manchester united juga telah peringkat ke 2 di champion league dengan 5 poin dibawah Benfica Di Grup C. sedangkan Otelul galati belum sama sekali memperoleh poin di Gruo C.

Di blog ini Aku menyajikan Hasil Sebelum tentang Otelul Galati:

SCORE


Kamis, 15 September 2011
Basel [2] vs [1] Otelul Galati

Rabu, 28 September 2011
Otelul galati[0] Vs [1] Benfica

Rabu, 19 Oktober 2011

Otelul Galati [0 ]vs [2] Manchester United



Itulah prestasi dari Otelul Galati.

Berapakah Prediksi Score Kalian nanti?????
Antara Manchester United Vs Otelul Galati.
Manchester United sebagai tuan rumah. Sedangkan Otelul galati sebagai tim tamu.
Dan saya akan memprediksikan
Manchester United [4] vs [1] Otelul gallati

Saksikan Pertandingannya.....

GLORY.....GLORY .. .. . . MANCHESTER UNITED.......

Sabtu, 29 Oktober 2011

HIGHTLIGHT EVERTOON VS MANCHESTER UNITED



Gol dicetak Tunggal di cetak oleh chicarito.
Dengan kemenangan Ini MU diperingkat 2 dengan selisih 5 Poin atas MCity.

Jumat, 28 Oktober 2011

PROFIL LUIS NANI DAN BRUNO MARS



Nani bernama lengkap Luís Carlos Almeida da Cunha. Winger satu ini menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson pasca kepergian Cristiano Ronaldo dari MU ke Real Madrid yang memecahkan rekor pemain termahal sejagad. Nani didatangkan Sir Alex dari Sporting Lisbon Portugal tahun 2007. Di united ia sempat memikul beban berat karena fans menyebutnya Cristiano Ronaldo baru, padahal menurutnya secara realistis dirinya dan Ronaldo punya perbedaan.
Tapi Disini blogku ini, Menurut saya Mirip Dengan Wajah Penembang Lagu "JUST THE WAY YOU ARE" yaitu Bruno Mars. Tapi, Hanya memiliki Perbedaan warna kulit dan profesi...
hehhehehee

Coba Kalian Perhatikan seksama ....
Dan inilah Video "BRUNO MARS - JUST THE WAY YOU ARE"

Rabu, 26 Oktober 2011

PROFIL PARK JI SUNG





 Mungkin tidak terlau banyak pemain bola Asia yang meraih sukses besar di Eropa secara konsisten dan lama. Tapi Park Ji Sung adalah sebuah pengecualian, dan dia adalah sosok panutan dari Benua Kuning.

Selasa, 12 April 2011 kemarin bisa jadi hari yang paling membahagiakan bagi Park Ji Sung. Di Stadion Old Trafford, kandang Manchester United, Park pada menit ke-77 pertandingan leg kedua babak perempat final Liga Champions Eropa melawan Chelsea menciptakan gol dengan tendangan kaki kirinya yang semakin menjadi penentu lolosnya "Setan Merah" ke babak semifinal.

Satu gol tersebut cukup vital bagi United karena dicetak hanya 22 detik setelah Didier Drogba menyamakan skor menjadi 1-1, sehingga kembali meruntuhkan semangat para pemain Chelsea untuk berusaha mengungguli Setan Merah.

Satu gol tersebut juga menjadi penahbisan Park sebagai big match player. Secara kuantitas dia memang sedikit menciptakan gol, namun justru gol-gol dicetaknya pada pertandingan penting seperti melawan The Blues kemarin. Sejauh musim ini ia baru menciptakan 7 gol: 4 gol di Liga Inggris, 2 gol di Piala Liga dan satu yang dibuatnya di Liga Champions Eropa melawan Chelsea.

Tiga dari empat gol yang dicetaknya di Liga Inggris musim ini juga menjadi penentu kemenangan United atas lawan-lawannya. Park mencetak keseluruhan dua gol bagi United sehingga menang 2-1 melawan Wolverhampton Wonderers di awal November 2010. Kemudian dia juga membuat satu-satunya gol kemenangan timnya atas Arsenal di Old Trafford dengan skor akhir 1-0 medio Desember lalu.

Sebelumnya di Liga Champions Eropa musim 2008/2009, Park menciptakan dua gol masing-masing ke gawang AC Milan di babak 16 besar dan ke gawang Arsenal di babak semifinal.

Park Ji Sung yang bergabung dengan United sejak musim panas 2005 telah berhasil meraih tiga gelar Juara Liga Inggris, tiga gelar Juara Piala Liga Inggris, Juara Liga Champions Eropa dan Juara FIFA Club World Cup bersama Manchester United.

Kesuksesan bersama Red Devils tidaklah diraih dengan mudah. Pria 30 tahun itu harus bekerja keras untuk meniti karir di klub sebesar Manchester United dengan pemain-pemain berlevel internasional. Namun bagi Park, kerja keras telah biasa dilakukannya.

Lahir tanggal 25 Februari 1981 di Seoul, Korea Selatan, Park kemudian tumbuh dewasa di Suwon, sebuah kota satelit berjarak 30 km di selatan Seoul. Konon karena tubuhnya yang kecil, orang tua Park membuatkan ramuan jus katak untuk diminum agar badannya bisa berkembang lebih besar lagi. Alasan tubuh yang kecil pula yang menyebabkan Park kesulitan masuk klub sepakbola profesional di Korsel sehingga pada tahun 1999 akhirnya bergabung dengan tim Myongji University.

Setahun kemudian, klub Divisi Dua Liga Jepang, Kyoto Purple Sanga menawarkan kontrak untuk bergabung dan Park menerima tawaran tersebut. Di klub inilah Park mulai menemukan sinar terang dalam karir sepakbolanya dengan membawa klubnya menjadi juara Divisi Dua pada tahun 2001 dan promosi ke Divisi Utama Liga Jepang. Park pun berperan dalam keberhasilan timnya menjadi juara Emperor’s Cup pada tahun 2002, piala yang sekelas dengan Piala Liga di negara lain.

Melihat prestasinya tersebut, Park yang masih berusia 21 tahun kemudian dipanggil bergabung ke timnas negaranya di Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Jepang dan Korsel. Penampilannya yang fenomenal terjadi pada tanggal 14 Juni 2002, ketika Korsel bertanding melawan Portugal di Stadion Munhak, kota Incheon pada babak penyisihan Grup D. Dalam kedudukan 0-0, pada menit ke-71, Park mencetak gol satu-satunya dalam pertandingan tersebut di hadapan 50.239 penonton termasuk Presiden Korsel saat itu, Kim Dae-Jung.

Pasca Piala Dunia 2002, Park pun kembali ke Kyoto Purple Sanga. Setahun kemudian mantan pelatihnya di timnas Korsel, Guus Hiddink, yang sudah menjadi manajer di klub PSV Eindhoven, Belanda merekrut Park dan rekannya di timnas Korsel, Lee Young-Pyo untuk bergabung. Di musim pertamanya, Park mengalami kesulitan untuk menembus tim inti karena didera cedera. Baru di musim keduanya, Park bisa beradaptasi dengan baik dan sangat berperan di lini tengah PSV apalagi Arjen Robben telah pindah ke Chelsea.

Kontribusi terbaiknya ketika Park berhasil mencetak gol dan membawa PSV menang 3-1 melawan AC Milan di semifinal Liga Champions Eropa musim 2004-2005. Meskipun akhirnya PSV kalah secara aggregat, penampilan Park menarik perhatian tersendiri bagi para manajer klub-klub Eropa termasuk Sir Alex Ferguson, yang kemudian merekrutnya bergabung ke Manchester United di musim panas 2005 dengan harga transfer 4 juta poundsterling.

Park yang sudah berkeinginan kuat untuk bermain di Liga Inggris menerima tawaran tersebut. Namun tak banyak yang tahu bahwa keputusan Park ditentang Hiddink, yang sudah seperti mentor pribadinya. Hiddink meminta Park untuk tinggal lebih lama di PSV dan kemudian bergabung dengan Chelsea. Karena keputusannya tersebut, Park merasa telah mengkhianati Hiddink dan hubungan mereka berdua sempat renggang.

Karir Park di United bisa dibilang cukup sukses. Di musim pertamanya, Park bermain di liga sebanyak 33 kali sebagai starter, mencetak debut gol melawan Arsenal dan meraih medali pertama sebagai juara Piala Liga.

Bisa jadi kekecewaan terbesar baginya dan bagi rakyat Korea Selatan adalah kegagalannya tampil di Final Liga Champions Eropa 2008 di Stadion Luzhniki, Moskow. Bermain baik di babak perempatfinal dan semifinal, semestinya Park bisa bermain menjadi starter di babak final dan mencatatkan dirinya sebagai pemain Asia pertama yang bermain di Final Liga Champions Eropa. Namun Fergie berkata lain, Park tidak dimainkan dan bahkan tidak masuk daftar pemain cadangan. Setahun kemudian Park akhirnya tampil di Final Liga Champions Eropa 2009 di Stadion Olimpico, Roma.

Setelah pensiun dari tim nasional Korea Selatan dengan membawa timnya menjadi juara ketiga Piala Asia 2011 di Qatar bulan Januari lalu, kini Park Ji Sung semakin fokus untuk terus berkarier bersama MU, di mana kontraknya akan berakhir musim panas tahun 2012.

Musim ini pun Ji Sung masih berkesempatan menambah raihan prestasinya bersama United di mana sementara ini masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan 6 pertandingan tersisa, dan masuk babak semifinal Liga Champions Eropa serta Piala FA.

Park telah melewati berbagai tahapan dalam kehidupan profesionalnya. Dia menjadi pemain sepakbola Asia yang paling sukses di Liga Inggris. Meskipun kemampuannya tidak semenonjol Wayne Rooney atau Cristiano Ronaldo, namun ia menutupinya dengan bekerja keras di lapangan maupun selama menjalani latihan. Bahkan karena work-rate yang tinggi di lapangan dan seperti tidak pernah kehabisan stamina sehingga mampu bermain konsisten selama 90 menit, fans United pun memberinya julukan "Three-Lung Park".

Kerja keras dan pantang menyerah serta profesionalisme yang dimiliki Park Ji Sung menjadi kiat yang patut dicontoh bagi pemain sepakbola Asia lainnya yang ingin sukses di liga-liga Eropa termasuk pemain asal Indonesia yang ingin sukses di level internasional.

Senin, 24 Oktober 2011

PROFIL DAN KARIR DAVID DE GEA QUINTANA








DAVID DE GEA adalah kiper No.1 MANCHESTER UNITED. David De Gea, Kiper yang dibeli dari klub spanyol yaitu Atletico madrid. David De Gea yang baru berumur 20th ini sudah merasakan bagaimana bisa merumput di OLD TRAFFORD pada awal musim ini 2011/2012.
David De Gea yang hampir sebelumnya diragukan semua pemain dari rival dari Kiper Chealsea (peter cech) ternyata malah mengubanya menjadi sebuah motivasi.

 Pada first match-nya,David De Gea sempat mengalami keburukan dilaga pertamanya saat melawan Manchester City di Wembley Stadium. Saat itu di Piala Community Shield. Yang saat itu David De Gea Kebobolan 2X terlebih dahulu, membuat Man. city optimis menang. Dan Pada Akhirnya Di babak Kedua Dibalas Smalling melalui umpan lambung dari tendangan bebas. Luis Nani Umpan one two dan terakhir juga diciptakan oleh Nani yang memanfaatkan kesalahan Pemain belakang City.
Berawal dari pertanding Itulah David De Gea Di remehkan Banyak pemain. Yang katanya Masih terlalu Dini untuk merumput Di EPL. 
Pria kelahiran 7 November 1990 ini sangat mengidolakan pemain Manchester United terutama sang Kiper Legendaris Manchester United (Edwin Van Der Sar) dan Peter Schemeicel.
Selain menjadi Kiper andalan Manchester united, De Gea juga menjaga Gawang Tim Spanyol di U-19 yang saat itu menjuarai Piala Dunia.


Karir Junior:
2003–2008 : Atletico Madrid

Karir Senior:
2008–2009 : Atletico B
2009–2011 : Atletico Madrid 2011-sekarang: Manchester United

Karir timnas:
2007 Spain : U17
2007–2009 : Spain U19
2009 Spain : U20
2009–Sekarang : Spain U21

Sabtu, 15 Oktober 2011

LIVERPOOL VS MANCHESTER UNITED (1-1)



GOL Livepool dicetak Oleh Steven gerrard, ketika mendapakan hadiah tendangan bebas yang berada di depan gawang. Tendangan bebas itu dikarenakan Ferdinand.

Dan Gol Manchester United Dicetak Chicharito ketika Umpan Corner yang dilakukan Oleh nani dan akhirnya membentur kepala Chicharito.

LEGEND OF MANCHESTER UNITED'S GOALKEEPER



Edwin van der Sar (lahir di Voorhout, Holland Selatan, Belanda, 29 Oktober 1970;
umur 40 tahun) adalah seorang pemain sepak bola profesional asal Belanda, yang bermain
sebagai penjaga gawang. Dia adalah kapten dari Tim nasional sepak bola Belanda dan
bermain untuk klub Manchester United di Liga Utama Inggris.
Van der Sar mulai berkarier sebagai pemain sepak bola dari klub Foreholte dan VV
Noordwijk, kemudian dia menarik minat klub Ajax Amsterdam. Setelah melewati masa-masa
sebagai pemain di tim muda Ajax Amsterdam, dia bermain di tim senior dan kemudian
membawa Ajax Amsterdam menjuarai 1991-92 dan Liga Champions UEFA 1995. Dia juga
mendapat penghargaan Kiper Terbaik Eropa tahun 1995. Dia bermain untuk Ajax Amsterdam
sebanyak 226 kali.
Dia bertanding sebanyak 66 kali bersama Juventus F.C. dan kemudian dia kalah
bersaing dengan Gianluigi Buffon
Dia pindah ke Liga Utama Inggris dan bermain membela Fulham F.C. di tahun 2001, dengan
nilai transfer £7.7 juta. Meneken kontrak 4 tahun dan bermain sebanyak 153 kali.
Van der Sar in goal for Manchester United
Dia pindah ke Manchester United F.C. 1 Juni 2005 dengan nilai transfer £2 juta.
Manager Manchester United Sir Alex Ferguson mengatakan bahwa dia adalah kiper terbaik
sepenginggak Peter Schmeichel.
Di 5 Mei 2007, tendangan penaltinya menyelematkan Manchester United F.C. dari
kekalahan dari Manchester City dalam pertandingan derbi Manchester. hari berikutnya,
Chelsea's gagal menaklukkan Arsenal di Emirates memastikan gelar Liga Utama Inggris
kesembilan Manchester United. Dia juga tercatat sebagai pemain Tim PFA musim 2006-07.
Di 21 Desember 2007, van der Sar meneken kontrak satu tahun, mempertahankannya di
Manchester United sampai musim 2008-2009.dan akhirnya memutuskan mengakhiri karirnya
di Manchester United.